"Aku ingin bertemu denganmu di danau tak jauh dari apartementmu. Tapi maaf aku tak bisa menjemput. Kita bertemu disana." Aku mengirim sebuah pesan singkat pada Anna. Kuhirup nafas dalam-dalam lalu kuhela dalam-dalam pula. Apakah keputusan yang sudah kufikirkan matang-matang ini adalah jalan yang terbaik? Ntah lah. Malam ini pukul 7 aku sudah berada di tepi danau. Aku mengambil batu-batu kecil lalu melemparkannya satu-satu ke arah danau. "Lemparan yang bagus," ucap seseorang yang tiba-tiba berada disampingku. Aku menoleh padanya lalu tersenyum. "Maaf aku tak bisa menjemputmu." "Tidak apa-apa. Kau ingin bicara apa sayang?" Tanya Anna. Aku mengarahkan tubuhku mengahadapnya. "Aku sudah tau semuanya." "Semuanya? Apa?" "Tentang kau dan Daniel," ucapku yang membuat dua terlonjak kaget. T

