Hari minggu yang dijanjikan tiba. Entah kenapa untuk beberapa alasan Esme merasa jadi sedikit tegang sendiri. Padahal agenda hari ini hanyalah dia akan memperkenalkan Jhon secara langsung kepada sang ayah yang notabene sebenernya mereka sedang bermain peran. Sama seperti yang pernah mereka lakukan di acara pesta waktu itu. Bahkan saat itu mereka bermain di depan umum dan semua orang pun tampaknya terkejut dan percaya saja bahwa mereka berdua adalah pasangan sempurna. Tapi anehnya dalam situasi ini Esme sedikit berharap kalau Jhon akan disukai oleh ayahnya secara alami. Sungguh gila mengingat mereka berdua hanya akan bersandiwara saja. Untuk apa menghadirkan rasa yang sesungguhnya untuk sebuah pentas drama kecil-kecilan? Mungkin ini terjadi karena Esme tidak pernah memperkenalkan satu pun p

