Chapter 22 : First Kiss

1012 Kata

“Ajak saja dulu, atau biar aku saja yang mengajaknya. Kami satu tim basket. Oke, karena sudah sepakat, kalian tentukan saja hari dan jamnya, lalu beri aku kabar baik. Aku kembali dulu ke dalam. Bye ladies,” jawab Jimmy seraya tersenyum dan melambaikan tangannya. Emily terdiam dan tidak membalas perkataan Jimmy. Eva menoleh ke arahnya, lalu menyentuh lengan gadis itu seraya berkata, “Jika kau merasa tidak nyaman dengan kehadiran Sam di acara barbeque nanti, kita tidak perlu mengundangnya. Bagaimana?” Emily menengadahkan kepalanya dan menatap pada Eva lalu menjawab, “Aku bisa menyesuaikan dengan situasi, maksudnya tidak apa-apa jika Jimmy memang mau mengundangnya. Itu haknya, sebab mereka teman satu tim. Akan terlihat egois jika aku melarangnya datang. Bukankah begitu?” “Ya, kau benar. L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN