Chapter 20 : Thank You

1034 Kata

“Em, Eva tidak jadi ke mari karena dia harus menjaga adiknya, kedua orang tuanya ada urusan. Lalu, rencana kita apa selanjutnya?” tanya Jimmy sambil melirik pada Emily. “Umm ... beri aku waktu untuk berpikir. Pukul berapakah ini?” jawab Emily yang tiba-tiba meraih lengan Jimmy dan melirik jam tangannya. Malam itu, waktu menunjukkan pukul sepuluh malam. Taman di tengah Kota New York memang terkenal akan keindahannya, semakin malam pengunjung yang datang pun semakin bertambah, sehingga suasana di sekitar taman tidak pernah sepi. Ditambah dengan adanya para penjaja makanan dan minuman di pinggir taman membuat pengunjung semakin betah dan nyaman. Bentuk dari para penjaja makanan tersebut mirip dengan sebuah mini cafe. Setelah berpikir sejenak, akhirnya Emily memberi sebuah usul pada Ji

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN