Pertemuan yang tidak diharapkan sama sekali. membuat kebencian semakin tak terkendali. **** Marvin kembali menatap serius pada pria paru baya itu. "Papa. Please, jangan bersikap seperti itu. Marvin hanya berusaha untuk menepati janji Marvin pada mama. Itu saja, tidak akan ada hal lain di antara pertemuan ini. Marvin hanya berusaha untuk menepati apa yang diinginkan oleh mama. Marvin harap papa mau mengerti sekali ini saja pah," Mohon Marvin. "Vin. Jika kau tidak ingin membuat mamamu sedih maka sudah jelas bahwa pertemuan kau dan bajingan... itu lebih baik papa yang mewakilkan. Karena bagaimanapun, mamamu tidak akan tahu soal masalah yang tengah kau alami hari ini. Jadi sudah menjadi keputusan papa, bahwa papa yang akan pergi untuk menemui sih bajingan... Itu," Putus Alex sambil melangk

