Berkorban pada akhirnya melukai diri kita sendiri. Hancur itulah yang kita rasakan, menyesali itu jelas percuma karena pada akhirnya. perjuangan itu akan berakhir di tengah jalan. ***** "Kak Marvin?" Panggilan seseorang membuat Marvin yang tengah duduk di sebuah taman bermain langsung menoleh ke asal suara itu berada. Kedua mata Marvin menatap sekilas pada sosok gadis kecil yang diam-diam masih ia cintai, tapi hati dan jiwanya telanjur hancur berkeping-keping saat insiden tak terduga itu. Marvin kembali menatap lurus tanpa ada niatan untuk menjawab atau menatap gadis kecil itu. "Kak. Apa aku boleh berbicara sebentar saja?" Pertanyaan gadis itu membuat helaan nafas Marvin terdengar begitu berat. "Berbicaralah jika itu bisa membuat kau pergi dari hidupku," Sinis Marvin saat ia menoleh

