Bi Parti dan Rima saling pandang, mereka berdua menjadi gemetar ketakutan. Mereka pun hendak masuk ke dalam kamar bi Parti, ketika sebuah suara yang dikenal oleh Rima memanggil namanya, dengan nada suara cemas. “Rima!, kamu baik-baik saja, bukan?. Aku datang hanya ingin melihat keadaanmu saja.” Rasa lega membanjiri hati Rima, tanpa ragu dan rasa takut, ia pun berjalan ke depan dan membuka pintu rumahnya, bersamaan dengan itu, kembali ia mendengar suara benda jatuh di lantai dua. Begitu pintu terbuka dan terlihat orang yang mengetuk pintu rumahnya adalah Andri. Rima pun langsung memeluknya, karena merasa lega. Andri memberi kode kepada Rima untuk tidak bersuara, ia lalu menutup pintu rumah Rima dan menguncinya. Andri meminta kepada Rima untuk menunggu di bawah saja, sementara ia akan na

