Kejutan yang Tak Terduga

2216 Kata

Rima membiarkan dirinya ditarik pelan Rudi ke pelukannya dan kemudian dibiarkannya Rudi mencium bibirnya dengan lembut dan lama. Ciuman Rudi, terasa berbeda, dengan ciuman Andri yang terasa kasar, tetapi ia menyukainya. “Sialan!, kenapa aku malah membandingkan ciuman Rudi dan Andri,” gumam Rima dalam hatinya. Rima mengelus rahang Rudi, “Rasa itu hadir, tanpa diundang dan direncanakan. Kau mencintaiku, bukanlah masalah besar, karena aku bersedia untuk menjadi yang kedua, sebagai pelengkap kekurangan istrimu Mona.” Keduanya yang terlalu larut dengan kedekatan mereka, tidak mendengar ketika ada sebuah mobil berhenti di depan rumah Rima. Mereka berdua bahkan tidak menyadari ketika ada seorang pria yang ke luar dari dalam mobil tersebut, dengan wajah yang dipenuhi oleh kemarahan. Andri mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN