Chapter 52

1129 Kata

--Happy Reading-- Seringai licik terbit dari bibir Marcel, kala usai mengirim gambar rekayasa untuk Albert, putra sulungnya. “Sekarang, apa yang akan kita lakukan, Tuan Besar?” tanya salah satu anak buah Marcel. “Buang gadis itu ke hutan! Pastikan, dia tidak akan pernah tahu jalan kembali ke kota.” Tanpa ada rasa iba dan belas kasihan, Marcel membuang tubuh Zoya Mariana yang sedang tidak sadarkan diri akibat obat bius tadi. “Apakah Tuan yakin, jika gadis ini tidak akan kembali ke tempat kita?” “Aku yakin,” ucapnya mantap. “Semoga saja, dia mati disantap binatang buas di hutan.” “Waah… Tuan Besar sangat kejam,” celetuk salah satu anak buahnya pelan. “Apa? Apa kamu bilang tadi, huh?” tanya Marcel sedikit mendengar celetukan anak buahnya. “T-tidak…! S-saya tidak bilang apa-apa, Tuan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN