Chapter 12

1618 Kata

--Happy Reading-- Srttt… Maher membuang sebuah kartu undangan yang baru saja dibaca olehnya, dengan meremasnya kesal dan melemparnya kasar ke lantai. “Shitte… Erix Angelo!” umpat Maher begitu geram. Rahangnya mengeras dengan mata berkilat marah, tidak terima lawan bisnisnya menikahi gadis yang belakangan ini telah mencuri hatinya. Pertemuan yang begitu sulit dilupakan di malam itu, membuat dirinya hampir stress dan gilla. “Aaarrrgghh…” teriak Maher sambil mengusap wajahnya frustasi. Zidan yang melihat wajah kesal sang kakak, hanya terkekeh menerima kenyataan jika calon mempelai wanita yang tertulis di dalam kartu undangan ialah Aleandra Nicholas. “Aku tidak suka, gadis itu menikah dengan rivalku, Dik!” geram Almaher sambil mengepalkan kedua tangannya. “Maksud Kak Maher, Erix Angelo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN