Chapter 66

1128 Kata

--Happy Reading-- “Aaaaaa… ada bunyi tembakan!” Suara-suara riuh serentak terdengar dengan jeritan-jeritan histeris yang memenuhi seisi gedung dari semua tamu undangan yang hadir, baik anak-anak, para remaja maupun orang tua. Terlebih lagi para wanita, mereka lebih panik dan ketakutan saat bunyi suara tembakan yang melesat di atas kepala begitu keras. Ada yang menangis, ada yang menutup kedua telinganya, ada yang menutup kedua matanya, ada pula yang beringsut berlarian ke arah pintu ke luar. Suasana yang awalnya berjalan dengan khidmat dan kondusif, seketika berubah menjadi kacau dan gaduh. Casandra dan Megan pun ikut panik, sama seperti yang lainnya. Keduanya pun ikut menjerit histeris dan ketakutan. Namun, berbeda dengan kedua orang tua Casandra yang terlihat tenang dan tersenyum m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN