--Happy Reading-- “Alzheimer?” tanya Zoya dalam hatinya, sambil menatap ke arah mereka bertiga. “Maafkan kesalahan kami, Nyonya. Kalau dengan kata maaf, tidak cukup untuk menyembuhkan luka hati Nyonya. Kami bersedia menggantikan hukuman dari Nyonya untuk Opah Marcel. Kami akan menerima apa yang akan Nyonya lakukan terhadap kami. Akan tetapi, hanya satu pintaku, jangan pisahkan aku dengan Aleandra dan kedua Putra kembarku, Nyonya!” tutur Almaher dengan lirih. “A-aku tidak akan pernah memisahkan kalian,” ujar Zoya dengan bibir bergetar disela tangisannya. “Bangunlah, Nak!” titah Zoya dengan mengusap bahu Almaher pelan. Air mata Almaher pun semakin merosot tanpa henti, dirinya begitu malu dan tergugu atas kekejaman sang opah yang selama ini dia sayangi. “M-maafkan kami!” ucap Albert lagi

