Bahkan ia tadi sempat meledek Elang. Juga sudah bisa menertawainya. Tapi semua orang dibuat panik—karena tiba-tiba matanya terpejam lagi—tak lama setelah Bu Mina menelpon. Kata Dokter Yongki, hal semacam ini wajar dialami oleh pasien dalam kondisi seperti Theo. Karena kekurangan banyak darah, maka jumlah darah yang mengalir ke otak juga berkurang. Kondisi itu dinamakan somnolen. Tingkat kesadaran menurun, respon secara psikomotor lambat, mudah tertidur, akan segera bangun jika dirangsang, tapi jatuh tertidur lagi kemudian. "Coba saya bangunin, ya, Dok?" Tangan Elang sudah bergerak menyentuh lengan Theo. Karena ia tidak yakin Theo hanya tertidur. Ia takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. "Jangan!" cegah Dokter Yongki. "Biarin dia tidur! Kasihan, biar istirahat."

