BAB 22

1048 Kata

CITRA POV Rasanya aku sangat bahagia karena Sendy siuman dan tidak lama lagi ia di perbolehkan oleh pulang. Aku tau Sendy sangat senang aku berada di sampingnya dan aku tau kali ini aku tidak akan pergi meninggalkannya. Sendy tidak berhenti mencium tanganku dan sepertinya ia sangat merindukanku setelah sekian lama aku menjaga jarak dengannya. Fanny terlihat sangat senang melihat aku dan Sendy kembali akur. Aku berharap hubungan kami akan kembali seperti dulu dan kali ini aku akan berubah menjadi istri yang baik untuknya. Aku tidak ingin mengecewakannya lagi dan aku ingin selalu bersamanya sampai maut memisahkan kami. Besok Sendy di perbolehkan pulang ke rumah dan aku mengemasi semua pakaiannya ke dalam koper. Tidak beberapa lama ada yang mengantar makanan ke dalam kamar dan aku menyuapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN