PENYELIDIKAN UNTUK WULANDARI

1412 Kata

Ada sebuah perasaan lega dan juga penuh syukur hadir dalam benak Cahaya saat petugas kepolisian tidak menahannya di sel tetapi hanya menjadi tahanan dalam kota. Bagaimana tidak di balik kesedihannya atas apa yang menimpa Surya, ternyata sebuah kejutan tidak terduga menimpa dirinya. Bayangkan, dia harus menjadi tersangka pembunuhan suaminya sendiri. Mengapa ini menjadi sebuah mimpi buruk yang terus menerus menghantuinya. “Aya, kamu baik-baik aja?” tanya Dewa karena melihat Cahaya yang duduk di sampingnya lebih banyak diam. Dia yakin hanya tubuh Cahaya yang ada di dekatnya sedangkan pikirannya sedang berkeliaran ke mana-mana. “Aya,” sekali lagi Dewa menegur Cahaya karena tidak diberi respon. Sedikit sentuhan di lengan Cahaya untuk menyadarkannya dari lamunannya. “Ah iy-iya, kenapa?” ucap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN