Di tengah kekalutan mengenai kondisi Wulandari, Adipati mengambil inisatif ingin memindahkan Wulandari ke Singapura jika tidak ada perubahan yang berarti dalam beberapa hari ini. Tetapi dia tetap menunggu saran dari dokter sebelum mengambil keputusan itu. Sedangkan di dalam tidur panjangnya, Cahaya bisa melihat Surya tersenyum kepadanya menunggunya di sebuah jembatan. Sebaliknya, di jembatan berbeda, Wulandari terlihat memanggil-manggilnya. Tentu saja Cahaya menatap sinis Wulandari yang bisa tersenyum selepas itu seolah tidak merasa bersalah. Namun, mengapa keinginannya tidak sejalan dengan langkah kakinya yang menuntunnya untuk mengikuti ke mana Wulandari berjalan. Ada sebuah magnet yang menariknya begitu keras agar memilih langkah itu. “Argh!!!” Cahaya tiba-tiba membuka matanya. Peraw

