Bab 39

2322 Kata

Jordan menatap pantulan dirinya di depan cermin, dengan bergidik ngeri. Gimana enggak ngeri kalau disaat ini berpenampilan seperti orang cupu yang kutu buku. Rambut yang klimis seperti habis di olesi minyak goreng. Kacamata kuda yang bertengger di hidung Jordan. Dia emang minus tapi enggak mau pakai kacamata. Belum lagi kemeja hitam yang kancingnya, sudah mau nyekik leher. Belum lagi dasinya, astaga membuat Jordan ingin menenggelamkan diri di sungai sss. "Ash kamu yakin aku harus dandan kayak gini?" tanya Jordan memastikan. "Yakinlah, biar enggak ada wanita yang ngelirik kamu Mas. Aku maunya kamu cuma buat aku, enggak boleh dinikmati orang lain." Jawab Ashley posesif. Sejujurnya Jordan suka dengan sikap posesif Ashley, apa lagi sikap kepemilikan Ashley seperti kali ini. Tapi Jordan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN