bab 29

1438 Kata

 ••• "Aleeeee!" "Ya, Ndaaa?" "Kenapa ember sama galonnya sampe pecah gini sih?" Atha bertolak pinggang. Gadis kecil imut dengan celana kodoknya itu cuma menyeringaikan giginya yang ompong. "Digebuk kakak," lapor sang adik yang sedang memegang pistol-pistolannya. "Kenapa digebuk, Aleeeee?" "Bunyinya seru, Bunda..." Duk. Duk. Duk.  Bocah yang disapa Alee itu tetap menggebuk galon dan ember bergantian dengan ranting yang entah didapatnya darimana.  Athalea menghembuskan nafas... Mengacak rambut gadisnya. "Iya, tapi gak bikin rusak juga. Trus, gimana nih ember sama galonnya?" Alee mengerling,"Kalo gitu beliin Alee drum." "Hah?! Drum?" "Acil beliin juga, Ndaaa..." Athalea memijit pelipisnya. Pakai ember dan galon saja sudah ribut, apalagi kalo pakai drum asli? Anak-anaknya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN