Adik Ipar pun Jadi

2152 Kata

“Kalau tidak mau mengaku saya akan laporkan ke pihak berwajib, sebaiknya jujur apa yang membuatmu datang kesini? Menyelinap ke rumah saya seperti tadi, padahal kita tidak saling mengenal dan bertegur sapa.” Rendi melipat kedua tangannya di depan d**a, mengintimidasi Kardi yang kini duduk di hadapannya. Kardi yang tertangkap basah ingin masuk ke rumahnya tentu saja membuat Rendi naik darah. Terlebih lagi Naya tiba-tiba saja diberi obat oleh Aira, tentu saja ia berpikir kedatangan Kardi ada hubungannya dengan itu. Alih-alih meminta maaf, Kardi justru bangkit dari tempatnya duduk. Menarik satu sudut bibirnya, mengejek Rendi yang kini sedang marah padanya. “Laporkan saja kalau tidak ingin saya laporkan balik. Karena semua tuduhan yang anda berikan tidak memiliki bukti apapun. Lagipula saya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN