"Ken, kamu sudah janji buat lupain Naya. Tapi, kenapa kamu malah mencoba untuk menidurinya? Apakah bagimu aku masih kurang? Kurang cantik? Kurang mampu membuatmu puas di ranjang sehingga kamu masih butuh dia?" cecar Aira. Begitu ia dan Kendra sampai di kamar. Aira benar-benar belum puas melampiaskan amarahnya kepada Kendra, karena merasa di khianati. Di malam pengantin Kendra pertama kali menyentuh Aira …, "Sekarang jelaskan kenapa kamu tak gadis lagi, Ra? Seharusnya kamu masih gadis karena setahuku kamu belum pernah menikah." Aira gelagapan. Bukannya menjelaskan Aira justru menangis. Menghambur ke dalam pelukan Kendra dan memeluknya dengan erat. "A-aku diperkosa, Ken. Dari sana aku kehilangan segalanya. Dan aku tidak tahu siapa yang melakukannya, karena tiba-tiba saja aku sudah terba

