“Karena kau tidak akan tahu bagaimana aku menyimpan semuanya sendiri dan tenggelam di dalam pikiranku tanpa memiliki kesadaran untuk berenang ke permukaan lagi.” *** -AUTHOR P.O.V- “Arsila tidak ada di sini?” tanya Arnam ketika turun untuk makan siang, dia dituntun oleh Arisha. “Siapapun tolong panggil dia!” Arisha yang masih berdiri langsung menawarkan diri. “Biar aku saja yang memanggil Arsila—“ “Tidak perlu,” sela Arnold. Dia duduk terlebih dahulu di meja makan, disusul oleh Arnam. “Biar bibi pelayan saja yang memanggilnya turun, kau makan saja!” “Tetapi Tuan … Non Sila biasanya tidak pernah turun untuk makan siang,” ucap bibi yang ditunjuk oleh Arnold tadi. Arnold menganggukkan kepalanya, dia juga tahu tetapi tidak ada salahnya mencoba. “Katakan kalau kami semua berkumpul untuk

