“Mbak Lis, Om ada?” Elisabeth yang tengah bekerja, langsung mengangkat wajah saat mendengar suara yang bertanya padanya. Dia terkejut saat melihat Jonathan berdiri di hadapannya. Biasanya, Christ akan memberitahu jika Jonathan akan datang, tapi sejak tadi pagi atasannya tidak mengatakan apapun tentang ini. Hanya sekejap Elisabeth terkejut, di detik berikutnya dia sudah bersikap seperti biasa kembali. “Ada Jo, langsung masuk aja.” “Makasih Mbak.” Jonathan mengetuk pintu ruangan Christ dan langsung membuka pintu tanpa menunggu jawaban dari dalam. Christ mengernyitkan kening saat melihat Jonathan masuk ke dalam ruangannya. “Tumben ke sini, ada apa?” tanya Christ setelah Jonathan duduk di hadapannya. “Jojo mau minta tolong Om,” ujarnya langsung. “Tentang?” “Mengenai surat perjanjian

