Jonathan memarkir mobilnya di pelataran resort, membuka sabuk pengaman dan turun dari mobil. Dia bergegas masuk ke dalam dan melihat Teddy yang tengah duduk di lobi. Jonathan menghampiri Teddy yang langsung berdiri saat melihat Jonathan datang. “Gimana keadaan Amel, Mas?” tanya Jonathan begitu tiba di hadapan Teddy. “Belum ada perubahan Jo, demamnya nggak mau turun juga, terus masih manggilin kamu terus.” Jonathan memperhatikan penampilan Teddy yang tampak sedikit kacau. Wajah pria itu juga terlihat kusut dan putus asa. Tadi siang, setelah mendapat telepon dari Teddy, Jonathan langsung meminta tolong Hartono untuk mencarikan tiket pesawat untuk bisa secepatnya pulang. Namun, menjelang sore dia baru bisa pulang. Begitu tiba di Jakarta, Jonathan langsung mengendarai mobil ke sini sendiria

