Hari Wisuda

1874 Kata

“Kamu cantik banget Lia,” ujar Laras melihat Amel sudah selesai dirias. “Beneran Mam?” “Hm, jadi makin mirip sama oma, apalagi pake kebaya kayak gitu.” Amel tersipu mendengar pujian dari Laras. Hari ini dia akan diwisuda dan sejak subuh sudah pergi ke salon bersama ibunya untuk dirias. Senang, dan gugup bercampur di hatinya. Perjuangannya selama tiga tahun akhirnya terbayar hari ini. “Papa nanti dateng kan Mam?” “Iya, Papa nanti langsung ke kampus kamu. Kita berangkat sekarang?” “Iya, tapi Amle deg deg an banget Mam.” “Kan ntar ada Jojo juga,” sahut Laras. “Eh dia sama siapa?” “Nggak tau, sendiri kali, nggak ada ngomong apa-apa sama Amel.” “Ya udah, kita pergi sekarang, nanti telat.” Bersama Laras, Amel meninggalkan salon dan berjalan menuju mobil di mana Darmo sudah menunggu unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN