MENANGIS BERSAMA

1121 Kata

Dalam ketidak sadarannya semua ingatan Bian perlahan kembali.Termasuk ingatannya saat ia menjadi sosok Melati juga ikut terekap. Semua menatap cemas pada Bian yang terbaring di rajang. Setelah hampir setengah jam pingsan,perlahan kelopak mata Bian mulai terbuka. Semua menunggu kesadarannya dengan harap harap cemas. Begitu matanya terbuka dan bisa melihat jelas orang di sekelilingnya yang juga mengkhawatirkannya maka orang pertama yang Bian peluk bukankah ibu,ayahnya atau bahkan Deza. Tapi yang Bian peluk adalah Elisa.Wanita yang amat tersakiti di sini. "Maaf,maafin aku kak.Aku udah salah sama kakak,maafin aku atas kesalahan aku yang udah main hati sama suami kakak."Bian memeluk Elisa dengan erat. Elisa bingung,hatinya amat sangat sakit namun sedikitpun ia enggan ingin marah atau men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN