SENJA 3.1

992 Kata

Naka masih setia menggenggam tangan suaminya erat. Ia tak bisa mendeskripsikan perasaannya saat ini, sudah 15 menit ia dan Gandha terduduk di sofa bludru warna coklat favoritnya dulu. Ya dulu, sebelum akhirnya ia memutuskan menghapus apapun tentang masa lalu kelamnya. Suami yang duduk disampingnya pun tak membuka suara, ia justru nampak menikmati keheningan yang tercipta antara dirinya dan sepasang paruh baya di hadapannya. "Naka," panggil wanita itu parau. Naka bukannya tak tau, wanita yang amat dicintai nya itu menangis tersedu sesaat tadi setelah Gandha melepas pelukannya dan membawa dirinya masuk ke dalam rumah yang sudah lama tak dimasukinya itu. Wanita itu bahkan langsung berteriak histeris memanggil suaminya agar turun dari lantai dua. Kali ini, Naka belum bisa menentukan apakah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN