BAB : 55

1761 Kata

“Kak Kenzie,” gumam Kalina kaget akan kedatangan Ken. “Kok ke sini? Kamu kan lagi sakit.” Dokter tersenyum mendapati Ken muncul di saat yang dibutuhkan. Ken berjalan menghampiri Kalina yang posisinya berdiri di dekat tempat tidur, karena tadinya sudah siap untuk mengenakan sepatunya. “Memangnya kenapa kalau aku ada di sini. Kaget?” “Sangat,” sahut Kalina cepat. Bukan kaget lagi, tapi justru malah shock berat. “Bagus, akhirnya pacar kamu datang buat jagain, kan,” respon dokter akan kehadiran Ken. Kalina hanya bisa menggaruk-garuk tengkuknya yang tak gatal dan senyuman penuh rasa tak enakan, saat mendengar celetukan dokter ketika mengatakan kalau Ken adalah kekasihnya. “Duh, Dokter ... kan aku sudah bilang kalau kita berdua nggak punya hubungan apa-apa, apalagi pacaran. Pliss deh, do

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN