Setelah makan, Rezky benar-benar mengajak aku untuk belajar kimia. Ternyata dan ternyata dia itu sangat pintar dalam mata pelajaran kimia dan juga pelajaran lainnya yang berhubungan dengan rumus dan angka. Untuk hal ini sudah pasti aku dan dia sangat bertolak belakang. Tapi untuk urusan hati, kami memang sejalan. Yeah meski pun kami sudah dipisahkan oleh... maut. Kembali lagi segala sesuatu di dalam lembar takdir kehidupan ini ada di tangan Tuhan akan seperti apa Dia menuliskan untuk kemudian kita jalankan. Dan inilah yang sedang aku dan Rezky jalankan. Berdua meski tak bersama. Di balkon kamarku kami duduk di lantai sambil mempelajari rumus-rumus yang sama sekali tidak aku mengerti. Zelta cukup mengerti soal kimia dibanding aku saja malas dengan pelajaran kimia. Bisa jadi aku, Tina, M

