BAB 47 : BANGUN ATAU DIA...

1414 Kata

SELAMAT MEMBACA  ***  Masih dengan pemandangan yang sama saat Rey membuka pintu rawat ruangan dimana istrinya masih betah untuk tidur. Hanya saja jika di ruangan itu biasanya hanya ada satu nyawa namun saat ini ada dua nyawa yang tengah menempati ruangan itu. Bayi yang baru saja di lahirkan Rara memang sengaja di letakkan di dalam kamar perawatan bersama ibunya, itu adalah saran para orang tua agar Rara bisa segera sadar jika berdekatan dengan buah hatinya. “Sayang, hei kamu nggak capek tidur terus. Kamu nggak pengen bangun, kamu nggak kangen kakak sayang.” Hening hanya suara detak jam yang mendominasi ruangan itu. “Kakak kangen kamu sayang, kakak mohon bangun Ra. Sudah cukup kamu tidur, kamu nggak pengen ketemu anak yang kamu perjuangkan. Bangun lalu kita akan merawatnya bersama.” Rey

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN