SELAMAT MEMBACA **** Sudah dua hari Rara mendiam kan Rey, sudah dua hari juga Rara menghindari Rey dan Rey pun dibuat semakin bingung harus dengan cara apa lagi agar Rara mau memaafkannya. Rey rindu dengan suara istri nya, rindu tidur memeluk istri nya, rindu cerita istri nya setiap malam sebelum tidur. Rey sudah tidak tahan lagi dia ingin menyelesaikan permasalahannya dengan istri nya apapun yang terjadi nanti Rey sudah tidak perduli. Rey melihat Rara tengah sarapan di ruang makan. Rey datang membawa sebuah dasi untuk Rara pasangkan. Meski tengah marah Rara tidak meninggalkan kewajibannya menyiapkan pakaian kerja Rey dan memasangkan dasi untuk suami nya masih dia kerjakan. "Kamu sudah selesai sarapannya sayang?" Rey mencoba berbicara ketika Rara tengah memasangkan dasi nya. Namun

