SELAMAT MEMBACA **** Rara terbangun karena sinar matahari pagi yang menyeruak masuk melalui celah – celah gorden kamar hotel nya. Saat hendak bangun dia merasakan beban berat di perut nya. Ternyata laki – laki posessif disamping nya itu yang memeluknya. Rara berusaha melepaskan pelukan di tubuhnya, bukannya lepas justru pelukannya semakin kencang. Tanpa di sadari Rara melihat wajahpria disampingnya yang sekarang sudah berstatus suami nya itu. “Kamu menikmati pemandangan pagi sayang.” ucap Rey masih dengan mata nya yang terpejam. “Kakak sudah bangun, sejak kapan ?” tanya Rara Blusss .. “ Kok merah pipinya, kenapa sih malu, aku kan udah jadi suami kamu.” Goda Rey kepada Rara. “ Apaan sih kamu udah sana bangun .” dorong Rara berusaha lepas dari pelukan Rey. “Morning kiss ku dulu

