The Game

1524 Kata

Di ujung tombak kepercayaan, ada benda rucing yang sewaktu-waktu bisa menusuk dan menciptakan luka berbekas pengkhianatan. Rasa rindu kepada orang tua, itu datang tanpa diminta. Olive melangkah ke dalam rumahnya, dengan perasaan lega karena selama di Swiss dia benar-benar menikmati waktunya. Tidak ada celah seharusnya untuk beban baru. Lantas apa yang kini ia saksikan di depannya? Drama yang tidak berkesudahan? Tidak sayang! Inilah kehidupan yang harus Olive jalani. Ketika konflik dalam dunianya terasa tidak masuk akal, tapi kenyataan sudah menjawab ia harus berdiri tegak di depan masalah itu. “Liv?” Rosa menyadari kedatangan putrinya. Lututnya mendadak bergetar seiring dengan debaran di dadanya yang tidak menentu. Sudah cukup ada masalah yang membuat rumah ini menjadi kaku dan hampa.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN