Empat Belas – Revan

1724 Kata

Gue benar-benar kekenyangan sekarang. Gimana nggak, dalam waktu dua jam, gue udah makan sebanyak dua kali. Dan sekarang gue berakhir di tempat tidur Renata, berbaring dengan perut buncit.            Kemampuan memasak Renata memang nggak perlu lagi diragukan. Walaupun pekerjaannya yang banyak menyita waktu, tapi Renata pintar memasak.            Dulu, dia sering membawakan bekal buat gue ke kampus. Bekal yang nggak mau gue bagi ke siapa pun termasuk sahabat-sahabat gue. Karena bekal itu pasti Renata buat untuk gue dengan penuh cinta. Dan dipikiran gue saat itu, gue nggak mau membagi cinta Renata pada siapa pun.            Ya, gue sedikit berlebihan memang.            Renata masuk ke kamar membawa segelas air yang dia letakkan di atas meja, kemudian dia duduk di samping gue.            

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN