Bab 20

690 Kata

Tok tok... "Permisi pak , say---TAMA?". Di sambar petir di siang bolong? Iya , memang sekaget itu. Pratama Sudipta , pacaran setahun lalu putus karna di empatkan , bukan di duakan. Tolong di garis bawahi. Sialan kan? "Oh hai , mantan." Sepertinya dia juga kaget , tapi playboy cap kaki tiga itu langsung merubah ekspresi kagetnya. Dan sekarang menatapku dengan senyum menjijikan itu , mana ganteng lagi---Eh!.  "Ng-ngapain lo disini?" Tanyaku terbata-bata Dia terkekeh pelan , lalu berjalan ke arahku. "Menurut lo? Gue ngapain disini?". Dia menjeda kata-katanya , maju selangkah ke hadapanku lalu matanya menatapku intens "Emang bener ya , cewek itu selalu terlihat menggiurkan setelah jadi mantan." Plak! Aku menamparnya dengan propasal yang ku pegang. Sialan! Lo pikir , dengan jarak sedekat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN