Bab 22

916 Kata

Setelah beberapa menit berkendara , sampailah Aku dan Tama di Klub Golf Royale Jakarta. Tempat para pengusaha muda berolahraga atau melakukan transaksi bisnis , seperti yang Tama lakukan saat ini. "Halo , Pak Mario. Maaf saya terlambat." Tama menyapa seorang laki-laki yang tengah memilih tongkat golfnya. Laki-laki itu tersenyum seraya menjabat tangan Tama , tapi matanya masih menatapku intens. "Oh! Halo , Pak Tama. Saya juga belum lama---" Seolah memberi isyarat kepada Tama lalu melirikku dari atas sampe bawah. Tama dengan kepura-puraannya "Oh! Kenalkan Pak , ini Elena. Teman saya." Aku tersenyum ke arah laki-laki yang ku taksir usianya belum menginjak kepala empat itu. Aku mengulurkan tanganku "Hai , saya Elena. keberatan jika saya ikut bergabung?" Laki-laki itu tersenyum , menatapku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN