BAB 50 “Mungkin Anda salah orang, Pak. Justru saya yang memberikan laporan dan yang harus diperiksa itu kediaman Evander Gasendra.” Hangga mencoba meluruskan. “Maaf, Pak Hangga. Namun, kami mendapatkan surat tugas ini untuk memeriksa kediaman Bapak. Mohon izin untuk melaksanakan tugas,” jelasnya dengan tegas. Sontak Hangga menelan saliva. Namun, kelima polisi lainnya sudah merangsek masuk dan mulai melakukan pemeriksaan. Diandra menatap bingung pada ayahanya, sedangkan para lelaki berseragam cokelat itu langsung menyebar. Hangga berjalan mendekat dan duduk lemas di depan putranya. “Pa, kenapa mereka memeriksa rumah kita?” Diandra menatap paras Hangga yang tampak tak tenang. “Mereka mendapatkan laporan jika di kediaman kita ada barang terlarang, Andra.” Hangga bersandar lemas. Dia sama

