Saling Cemburu

1226 Kata

Ravi tiba di rumah sakit dalam waktu lima belas menit saja, karena jarak nya memang dekat dengan kantornya. Ia segera berjalan menuju ruangan di mana Seano berada, jujur saja, ia cemas. Bagaimana jika operasi nya tidak berhasil atau bagaimana jika setelah di pindahkan rumah sakit, operasi yang tadinya hanya tinggal dua kali lagi, menjadi harus beberapa kali. Begitu tiba di depan ruangan itu, Ravi mengintip lebih dulu, ternyata memang ada Felix di dalam. Pria itu pun membuka pintu dan mereka berdua yang sedang mengobrol itu menoleh, Seano kini sudah botak, padahal terakhir mereka bertemu pria itu masih memiliki rambut berwarna burgundy yang lebat. “Wah, ternyata sudah bukan Seano si merah burgundy ya?” sapa Ravi sambil tersenyum. Felix mendelik pada Ravi, “sialan, bercanda nya ga mikir,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN