Pengakuan Agus Bari Keesokan hari aku tidak masuk kerja, dan sengaja menemani Sisi yang sudah memberikan keperawanannya kepadaku, aku berpikir aku harus segera menikahinya dan hidup bahagia. Aku tekadkan untuk tetap menikahi Sisi. Aku bersamanya berada di kosan Sisi, dan pertarungan di atas ranjang pun sangat banyak aku lewati, aku mengobrol dengannya di jeda waktu yang berbeda dan Sisi mengatakan kalau dia takut kalau hamil, dengan mudahnya aku menjawab saja aku akan bertanggung jawab dan menikahinya. Sisi menjadi senang karena dia juga ingin membentuk keluarga denganku. 3 hari itu aku di telfon adi dan sampai bos juga menelpnone, tentu mereka menanyakan kenapa aku tidak bekerja, yah aku menjawab saja ada urusan ribadi sedikit. Bos hanya terdiam dan aku berpikir kalau aku akan segera d

