VANIA menangis tersedu-sedu setelah mendengar semua kenyataan yang selama ini yang disembunyikan oleh Kinan sedangkan Kinan juga ikut menangis sebab membuka cerita lama akan sama saja dengan membuka luka lamanya. Sekarang mereka sedang berada di kantin rumah sakit, untung saja kantin sedang sepi sebab jam makan siang sudah selesai. Di kantin hanya ada beberapa dokter dan pelayan yang berlalu lalang. Sepertinya tidak ada yang menyadari kedua wanita berbeda generasi ini sedang menagis sebab tempat mereka duduk berada dimeja paling pojok dan belakang. Mereka berpelukan sambil terus menangis, dan ketika perasaan mereka agak tenang akhirnya dengan pelan mereka melepaskan pelukan dengan lembut. Dan Vania bertanya pada Kinan. " Kenapa kamu menutupi semuanya, Nak?" "Sebenarnya aku mau memb

