10

1143 Kata

Esok paginya. Alika membuka kedua matanya perlahan, apalagi penyebab ia terbangun dari tidurnya itu adalah karena sinar matahari yang menyorot tajam dari arah jendela. Siapa gerangan yang membuka jendela kamarnya pagi pagi begini? Tiba tiba Alika tersadar jika sekarang dirinya tinggal dengan Yustaf! Tapi ketika ia menoleh ke samping kanan bawahnya, tempat Yustaf tidur kemarin malam, Alika tak menemukan lelaki tersebut disana. Bahkan springbednya sudah dimasukkan kembali ke kolong tempat tidurnya. Selimut bahkan spreinya juga sudah dilipat. Semua terlihat begitu rapih. Lelaki itu pasti merasa tidak enak jika dirinya mendapati kamar Alika masih berantakan. Alika jadi semakin kagum dengan kebaikan Yustaf. Alika segera ambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi yang letaknya di pojo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN