61

1318 Kata

"Terima kasih Mbak sudah bisa ngertiin perasaan saya. Saya merasa sangat beruntung bisa cerita sama kalian. Saya merasa sangat beruntung bisa bertemu dengan kalian hiks." tangis Kinanti. Yudistira berbisik pada Angela. "Kasih tisu Njel, kasian ingusnya meler." bisik Yudistira. "Emangnya kayak kamu, ingusan peper di dasi." bisik Angela yang langsung mengambil tisu dari tasnya lalu berikan pada Kinanti. Bi Inem sedang asyik mendengarkan dangdut di headsetnya seraya mengepel, ia sendirian di rumah mewah itu. Yah, beginilah potret kebiasaan Inem saat sedang sendirian di rumah, serasa rumah sendiri. Ia dengan semangat menggosok lantainya dengan alat pel lalu makan kue kering yang baru saja diambilnya dari toples. Sangat nyaman seperti di pantai. Tapi kalau tidak begitu ia pasti akan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN