38

2406 Kata

Tak lama mobil pun sampai didepan rumah mewah Lucas yang berdiri ditengah-tengah padang rumput dan gerbang serta beton menjulang yang mengelilingi. Lucas segera turun dari mobilnya bersama Stacy. "Waah, apa kau yakin ini rumahmu?" tanya Stacy terpukau. "Iya, mari masuk." ajak Lucas. "Ah tidak. Saya antar sampai sini saja. Lagipula saya bukan siapa-siapa anda." ucap Stacy tersenyum tipis. "Anda yakin tidak mau masuk? Sekedar meminum teh?" tanya Lucas. "Iya yakin. Dah." pamit Stacy. Mereka saling melambai dan tersenyum, Lucas berkata. "Terima kasih ya." ucap Lucas. Stacy menjalankan mobilnya pergi, menjauh dari sana. Lucas segera membunyikan bel didepan rumahnya. Seorang petugas keamanan segera keluar, ia tampak tersontak ketika melihat Lucas, orang yang dikiranya sudah mati kemb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN