Chapter 37

1274 Kata

Kedua kelopak mata yang sempat terpejam itu lantas kembali terbuka. Kegelapan menjadi hal pertama yang menyambut Shin Chang Kyun. Perasaan yang tak asing, malam yang tak asing. Bau darah yang menguar di tempat itu segera mengingatkan Chang Kyun tempat di mana ia berada saat ini. Masih berada di Baekdusan, tetap berdiri di Bukit Rubah. Namun, kali ini Chang Kyun kembali ke malam di mana insiden pertarungannya dengan Imoogi berlangsung. Dan Gumiho kembali pada malam itu untuk melihat apa yang dilihat oleh Young Jae saat itu. Chang Kyun mulai merasa tak nyaman untuk bernapas. Perasaan malam itu yang sudah lama ia buang tiba-tiba kembali. Perasaan marah yang ditujukan kepada Imoogi mulai menguasai hati Chang Kyun. Hingga sentuhan lembut di salah satu bahunya berhasil menarik perhatiannya. C

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN