Via telah pergi dari rumah sakit untuk sementara waktu, ia berjalan cukup jauh sambil merenung mengusap perutnya. “Nak! Kenapa kamu hadir sekarang? Aku tidak tahu apakah harus bahagia atau sedih saat kamu hadir saat ini,” ucap Via. "BAK!" Seorang pria jangkung memukul kepala Via dengan balok kayu dan membuatnya pingsan. Pria itu dengan cepat membawanya ke dalam mobil dan memerintahkan temannya untuk mengemudi dengan cepat. Ketika Via sadar, ia sudah berbaring di atas tikar. Kepalanya sangat sakit, dan ketika ia membuka matanya, ia melihat Grace duduk di lantai dengan senyum jahat padanya. “Sudah bangun?" ucap Grace sambil menyeringai. Via duduk, dengan matanya yang tajam ia menatap Grace. “Apakah kamu yang menculikku?" tanya Via dengan dingin. Grace mengakui kepadanya. “Benar! A

