21. Lamaran Kedua Haikal

2364 Kata

     Menatap langit tanpa merasakan hawa yang semakin dingin di sore ini rasanya kurang lengkap, setelah satu sesi pemotretan selesai aku beralasan untuk membeli makanan untuk yang lain. Kedai di pinggir jalan tidak jauh dari gedung O’drey aku memilih menu siap saji berupa hot dog, untuk aku pribadi yang tidak mengkonsumsi daging babi hanya memesan porsi daging sapi.      Dekat gerobak besar terdapat kursi kecil dan aku menikmati pemandangan sore di musim dingin, hari ini salju tidak terlalu lebat bahkan aku lihat jalanan sudah dibersihkan meski ada sisa-sisa tapi itu cukup indah. Aku tersenyum ketika orang-orang menyapa dengan menganggukkan kepala, saat itu aku juga melihat mobil mewah berhenti di depanku tapi kemudian kulihat Haikal dengan mantel navy turun dari sana. Aku bingung karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN