Keesokan harinya... "Huh... capek banget. Gak mau lagi lah ambil cuti-cuti kayak kemarin. Ngejar ketertinggalannya capek. Kayak roket. Butuh tenaga besar buat meluncur ke udara. Bagi minumnya, dong," ucap Silvia kemudian langsung meminum minuman Tasya bahkan sebelum temannya itu memberi ijin. "Kan. Udah kuduga. Meski anak pinter tuh, ngejar pelajaran kuliah pasti ngos-ngosan juga. Mampus," ucap Tasya mengejek membuat Silvia hanya menatapnya dalam diam sambil terus meminum minuman Tasya sampai habis. Ya, ceritanya hari ini mereka harus menghadiri kelas yang berbeda, karenanya Tasya yang sudah lebih dulu keluar tadi mengirimkan pesan pada Silvia, jika dia menunggu di kantin. Jadilah mereka bertemu di sana. "Wah... bener-bener diabisin minumanku, dong. Itu haus apa doyan? Habis ini mau

