Part 45. Pagi Yang Indah

1138 Kata

"Sayang.... Via... bangun, yuk. Udah siang," Tidur nyenyak Via tiba-tiba saja terganggu oleh bisikan mesra suara suaminya yang entah sejak kapan sudah bangun duluan itu. "Ehmm... Via masih ngantuk," Bukannya bangun, Silvia malah nampak mempererat pelukannya pada selimut tebal yang membungkus tubuhnya itu dan ya, tentu saja di mata Alfian, tingkah istrinya itu terlihat menggemaskan. "Bangun dulu, Sayang. Kan kita mau liat rumah baru. Saya juga pengen tau reaksi kamu saat pertama kali masuk rumah kita dan liat isinya. Ayo kita pulang yuk. Nanti kamu bisa lanjut tidur lagi pas kita udah di rumah. Sayang... ayo bangun dulu, yuk," ucap Alfian sambil mengelus lembut pipi istrinya, berharap kali ini Silvia akan menurut dan mau bangun. Dan benar saja, Silvia perlahan terlihat mulai membu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN