Di hari ulang tahun Rafka yang ke-20, Olin sudah berniat untuk tidak mengucapkan apa-apa kepada laki-laki itu secara langsung. Alasannya, entahlah, Olin juga tidak paham. Mungkin, tanya di dalam benaknya lah yang membuat ia memutuskan untuk tidak melakukan itu. Olin tidak mau mencoba peruntungannya, terlebih jika dengan mencoba peruntungan itu membuatnya semakin berharap lebih terhadap Rafka, padahal seharusnya tidak boleh begitu. Di sisi lain, Olin juga ingin memberikan ucapan selamat kepada Rafka. Ingin membuat laki-laki itu tahu bahwa selain keluarga dan teman-teman dekatnya, ada satu orang lagi yang selalu mengingat hari ulang tahunnya. Maka dari itu, Olin pun berniat melakukan sesuatu yang sebelum ini terlalu takut untuk dilakukannya. Menempelkan sebuah sticky note pada motor Rafka.

