Dua minggu sudah berlalu pasca Olin menyatakan perasaanya kepada Rafka lewat Twitter. Dan sudah selama dua minggu pula, Olin belum mendapatkan respon apa-apa dari Rafka, bahkan pesan-pesannya tersebut belum dibaca sama sekali. Fakta itu jelas membuat Olin ketar-ketir. Ia yang mulanya merasa lega karena telah mengungkapkan semua perasaannya kepada Rafka jadi merasa tak tenang karena laki-laki itu belum juga memberi respon. Selama beberapa hari pertama pasca terkirimnya pesan-pesan itu, Olin memang menunggu balasan dari Rafka, sebab ia betul-betul penasaran. Hampir setiap jam ia memeriksa akun Twitter-nya untuk melihat adakah balasan dari laki-laki itu. Hingga hari berganti menjadi minggu dan Rafka masih bungkam, Olin memutuskan untuk tidak menunggu lagi. Karena semakin ia menunggu, semaki

