Episode 32

1338 Kata

Rasya tengah duduk di atas ranjang dengan menatap tespeck di depannya. Bayangan Percy yang akan menolaknya kembali membuat Rasya ketakutan. Haruskah dia menerima penolakan kembali? Haruskah anaknya menerima penolakan dari Papanya sendiri? Ia mengusap wajahnya yang gusar, kepalanya mendadak pening memikirkan itu semua. Rasa takut sekaligus bimbang mengganggunya. Di tempat lain, Percy tengah duduk termangu di sebuah restaurant, ia terlihat memakai mantel karena saat ini tengah hujan salju. Hidung dan bibirnya terlihat merah karena udara yang begitu dingin sampai nafasnya pun terlihat berasap. Di hadapannya terdapat segelas kopi yang masih mengepulkan asapnya ke udara. Suasana di sanapun terlihat ramai pengunjung tetapi pikiran Percy tidak sedang berada di sana.  Tatapannya mengarah keluar j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN